ibumibum
Jujur merupakan salah satu sifat kecil tapi merupakan kebanggan bagi orang yang bisa mempertahankannya. Banyak orang didunia ini yang meremehkan kejujuran didalam hidupnya. Tapi untuk apa? Untuk kepuasan diri sendiri-kah? Atau memang untuk kebahagiaan orang lain?

Menurut saya pribadi, tidak jujur terhadap apapun dengan alasan apapun itu merupakan hal yang tidak dapat ditolerir. Apa salahnya kita jujur dalam memberikan pendapat atau pemikiran terhadap sesuatu? Salah, benar, masalah dan persetujuan itu hanyalah proses dalam kejujuran itu sendiri. Nikmati saja prosesnya, tidak ada ruginya kok, justru itu menjadikan kita semakin mengerti dengan “sesuatu” itu.

Manusia memiliki sifat dasar untuk selalu jujur. Mau bagaimanapun kita melatih otak untuk berbohong, tapi hati tetap tidak akan berbohong. Untuk beberapa hal, jika jujur dirasakan akan menjadi sangat berat, ada baiknya kita menyampaikannya dengan santai. Ciptakan suasana agar lawan bicara kita mau mendengarkan alasan kita (tapi bukan berarti selalu mencari alasan untuk sesuatu). Ajak mereka ke pola pikir yang kita gunakan. Jangan paksa mereka untuk “menyetujui”, mereka hanya “memahami” saja, itu sudah lebih dari cukup.

Kadang saya berpikir, sudah habiskah orang jujur didunia ini? Apa yang menyebabkan mereka untuk sulit di dalam jujur dan tulus? Tapi saya yakin, orang jujur dan tulus akan tetap ada, jika kita mulai dari diri kita sendiri. Mereka akan tetap ada, selama kita masih dapat mempertahankan kejujuran dan ketulusan dari diri kita sendiri.

Jadi, mari kita mulai kejujuran dan ketulusan dari diri kita sendiri. Raih indahnya hidup bersama dalam kejujuran dan ketulusan. Tapi yang terpenting adalah, mulai dari diri sendiri dulu yaa :)
Label: | edit post
0 Responses

Poskan Komentar

Silahkan tinggalkan komentar, tapi yang sopan yaa, makasih :)